Mengenal Teknologi APU AMD

Istilah APU pertama kali saya tahu saat membeli laptop pertama saya yaitu Acer Aspire 4250 dengan Procesor E450 APU. Namun saya tidak begitu memperhatikan dan tidak begitu peduli dengan beragam istilah tersebut, karena menurut saya waktu itu, kalau sudah punya laptopnya ya tinggal dimanfaatkan saja untuk keperluan sehari-hari, seperti mengolah dokumen, memutar MP3, memainkan video dan sedikit bermain game.

Namun rasa penasaran saya terhadap istilah APU muncul saat melihat spesifikasi laptop Aspire 4250 saya, yang mana tertera jika laptop dengan harga tiga jutaan ini Graphisnya menggunakan AMD radeon HD 6320 yang dari segi nama, rada-rada mirip seperti VGA Card keluaran AMD seperti Radeon HD 7990, 5450 dll.

Saya berfikir dengan bodohnya, apakah laptop saya sudah ada kartu grafis didalamnya. Namun pendapat saya tersebut segera diluruskan setelah membaca sebuah artikel dari catatanteknisi.com yang menjelaskan tentang apa itu APU.

APU adalah singkatan dari Accelerated Processing Unit yang secara gampangnya dapat diartikan dalam satu buah Processor terdapat CPU yang mengolah data telah terintegrasi dengan GPU yang fungsinya mengolah gambar, jadi ada dua otak dalam satu buah Chip. Istilah kerennya “BELI SATU DAPAT DUA”.

AMD sebagai salah satu produsen Processor terbaik dunia, telah mengeluarkan serie APU (sepengetahuan saya). Dimulai dari serie APU pertama diluncurkan pada awal tahun 2011. Processor tersebut dikenal dengan sebutan AMD Fusion Family of Accelerated Processing Units (AMD Fusion APU).

Seri Processor APU yang pertama dari AMD adalah AMD Brazos (C dan E Series) seperti yang digunakan dalam laptop saya ini Aspire 4250. Tak lama setelahnya AMD kemudian merilis APU untuk kelas mainstream yang dikenal dengan CODEC Llano (A Series) yang menggabungkan hingga empat core CPU x86 dengan dukungan DirectX 11 yang setara kemampuan grafis tingkat diskrit dan sampai 400 core Radeon bersama dengan pemrosesan video HD khusus pada satu chip.

Pada tahun 2012 ini AMD sudah menyiapkan generasi penerus APU A Series yang bernama Trinity yang merupakan pengembangan lanjutan dari Llano. AMD Trinity lebih diutamakan untuk platform mobile atau notebook.

Manfaat yang produsen dapatkan dengan menerapkan teknologi APU adalah menghemat biaya produksi dalam pembuatan papan sirkuit yang jika dibenamkan kartu graphis tentu akan lebih lebar, namun dengan menggunakan teknologi APU, GPU diproses disatu tempat yaitu processor saja.
Dengan menghemat biaya, produsen tentunya akan mengurangi harga jual dan kita sebagai konsumen juga diuntungkan karena harga akan lebih terjangkau dan kita bisa memiliki produk komputer atau laptop dengan harga yang lebih murah juga (Terima Kasih Teknologi).

Bagaimana dengan performa dari teknologi APU yang ada pada laptop, apakah sama baiknya dengan performa laptop dengan GPU terpisah ?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya mengambil kesimpulan dari pengalaman saya menggunakan teknologi APU yang ada pada laptop yang saya gunakan.

Meski masuk dalam jajaran produk Laptop dengan teknologi APU generasi pertama, namun performa dari laptop Acer Aspire saya selama ini begitu memuaskan, tentu penilaian tersebut setelah menjalankan beberapa aplikasi lumayan berat seperti Game yang untuk laptop sekelasnya pasti akan kewalahan menjalankannya.

Game seperti PES 2012, Company Of Heroes, Lord Of The Ring Battle Of Midle Earth, Age OF Empire II dan III berjalan dengan mulus meski dengan setting yang harus disesuaikan. Dan meski sudah bertahun-tahun saya gunakan, toh masih tetap tahan dan awet hingga sekarang.

Nah dari penjelasan singkat saya tadi, sekarang pembaca semua sudah tahu downk apa itu APU, jika sudah tahu sebaiknya anda coba deh kemampuannya dengan membeli laptop yang menggunakan teknlogi tersebut.

Akhir kata semoga artikel mengenal teknologi APU dari AMD ini bisa menambah pengetahuan pembaca semua dan terima kasih atas waktunya bagi anda yang sudah menyempatkan waktunya membaca artikel singkat saya ini hingga selesai.

Terima Kasih

Yang Rada Mirip: