Install Ulang Windows Hanya 15 Menit dengan 3 Program ini, Baca Panduannya Disini

Saya ingat ketika dahulu harus ngacir kesana kemari meminjam DVD Eksternal saat harus install ulang Netbook HP kesayangan  yang seringkali sistemnya Error karena saya gunakan untuk eksperimen dan mencoba sistem operasi terbaru seperti Windows Oprekan dengan beragam tampilan yang menarik, atau mencoba edisi terbaru Linux Ubuntu yang dirilis tiap 4 bulan sekali.

Karena terlalu sering minjam mungkin, saya kerap kali pulang dengan tangan hampa [ siapa suruh minjem dowank ].

waktu itu harga untuk DVD eksternal merk LG berkisar Rp.350.000, tergolong terlalu mahal untuk saya yang hobinya gratisan.

Setelah beberapa tahun, ahirnya ditemukan sebuah cara yang memungkinkan proses instalasi tidak melulu menggunakan keping DVD, melainkan digantikan dengan sebatang flashdiks yang selama ini kita tahu sebagai tempat menyimpan data tok.

Sejak itu, saya tidak butuh lagi yang namanya DVD Eksternal, karena setelah membandingkan antara faktor kemudahan, faktor biaya, dan kecepatan, Flashdisk unggul segala-galanya.
Kelebihan Menginstall Windows Menggunakan Flashdisk.

#1. Lebih Mudah
Untuk dapat melakukan install ulang laptop menggunakan flashdisk, yang anda butuhkan adalah : sebuah flashdisk dengan ukuran setidaknya dua kali lipat besar file ISO yang akan kita transfer isinya ke flashdiks, sebuah program untuk membuat flashdisk menjadi Bootable, dan File ISO Windows.

Berbeda dengan install ulang menggunakan DVD yang mana kita harus memiliki : File ISO Windows, Aplikasi Burning ISO kedalam DVD seperti Nero [ harus download dulu dan ukurannya ratusan MB ], DVD Kosongan, Laptop [ Komputer dengan DVD Room ] atau membeli DVD Eksternal yang harganya ratusan ribu. 
Silahkan anda bandingkan mana yang lebih mudah untuk dilakukan.
# 2. Lebih Hemat
Saya yakin sebagian besar dari kita punya flashdisk, tapi saya yakin juga jika tidak semua kita punya DVD Kosongan meski harganya Cuma Rp.4000. 
Untuk membuat Bootable Flashdisk, kita tinggal download programnya dan jalankan sendiri dirumah karena caranya sangat mudah [ gratis pula ].
sedangkan menggunakan DVD kita harus punya DVD Room [ atau numpang di komputer atau laptop teman dengan membayar sebatang rokok hehehehehehe ]
# 3. Lebih Cepat
Ini yang paling saya suka, menginstall ulang komputer menggunakan flashdisk prosesnya jauh lebih cepat dibanding menggunakan media DVD yang kadang-kadang DVD-nya Corrupt dan menggagalkan keseluruhan proses instalasi yang terlah berlangsung [ Pengalaman Pribadi ].
Dari ketiga kelebihan diatas, maka sepantasnya kita bersyukur dan berterima kasih kepada mereka yang telah menemukan ide serta mengembangkan program yang memungkinkan kita menggantikan DVD dengan FD.

Program Untuk Membuat Falshdisk Menjadi Installer Windows
Berikut ini adalah 3 program paling populer yang digunakan untuk mengubah FD menjadi installer windows, baik itu Windows 7, Windows 8, dan Windows 10.
Klik link untuk mendownload Program ….!
  1. Rufus
  2. Universall USB Installer
  3. Windows USB DVD Tool 

Kalo ada program lain yang memiliki kemampuan sama dengan ketiga program yang saya sebutkan diatas, diharapkan untuk menginformasikan ke saya biar nanti  ditambahkan kedalam artikel ini sehingga menjadi lebih lengkap. !!!

Dalam artikel ini, saya tidak hanya memberitahu program apa saja yang dapat membuat flashdisk menjadi bootable sehingga dapat menggantikan keping dvd untuk install ulang laptop.

Tetapi ada panduan tentang bagaimana menggunakannya serta kelebihan dan kekurangan dari ketiga program tersebut sehingga anda dapat memilih program mana yang terbaik untuk anda gunakan.
Cara Menjadikan Flashdisk Sebagai Media Instalasi Windows

A.    Menggunakan Rufus
Rufus menjadi program yang banyak direkomendasikan oleh para pakar yang saya baca artikelnya diluar sana. Bersifat portable [ tidak perlu diinstall ] dengan ukuran file hanya 800 KB saja.

Untuk membuat installer windows dengan FD menggunakan Rufus, cukup jalankan programnya dan ikuti instruksi yang diberikan oleh antar muka program tersebut.

Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut :

Gambar 1.

Penjelasan Gambar No. 1. Jalankan program Rufus dengan hak akses sebagai Administrator komputer


Gambar.2



Gambar No.2 adalah tampilan program Rufus. Perhatikan pada bagian yang saya tandai dengan kotak merah.

Sebelum menjalankan Rufus, colokkan flashdisk sehingga dapat segera terbaca seperti yang terlihat pada gambar.

Pada kolom “ Device” adalah lokasi flashdisk yang terbaca, jika belum muncul cek kembali apakah Flashdisk sudah terpasang dengan benar.

Untuk kolom “Partition Scheme “ dan “File Type” biarkan saja seperti defaultnya seperti yang ditunjukkan pada gambar

Dan pada icon DVD dengan kotak merah kecil, untuk memilih file ISO yang akan kita pindahkan kedalam flashdisk.

Setelah selesai, klik tombol start yang berada pada bagian bawah, dan tunggu proses pembuatan bootable flashdisk selesai.

Kelebihan Rufus
  1. Ukuran file kecil hanya 800 KB
  2. Tidak perlu diinstall [Portable]
  3. Antarmuka program mudah digunakan
  4. Support untuk hampir semua sistem operasi kecuali OS X
  5. Waktu yang dibutuhkan untuk membuat installer dengan OS yang sama dengan program lain 15 menit
Kekurangan Rufus
Satu-satunya kekurangan rufus adalah program ini akan menggunakan semua ruang dalam flashdisk dan menformatnya sehingga diwajibkan untuk mengosongkan flashdisk terlebih dahulu.

B.    Menggunakan Universall Usb Installer
Sejatinya program ini lebih cocok digunakan untuk sistem operasi linux, tetapi support juga digunakan untuk sistem operasi lain seperti Windows [ kecuali OS X].

Cara menggunakan universall USB insataller adalah sebagai berikut [ pastikan anda sudah download programnya dari link yang telah saya berikan diawal tadi ]:

Gambar 1

Gambar 1 adalah tampilan awal dari universall USB installer, untuk mulai membuat installer windows atau sistem operasi lain silahkan klik agree saja dan masuk ketahap selanjutnya

Gambar 2

Pada gambar 2 diatas, pada kotak merah paling atas kita akan diminta untuk memilih sistem operasi apa yang akan kita buat nantinya.

Kotak merah yang kedua adalah lokasi file ISO yang akan kita gunakan dan akan diekstrak kedalam falshdisk yang akan ditunjukkan oleh kotak merah ketiga.

Tanda panah merah adalah opsi untuk memformat harddisk atau tidak, saya bersyukur tidak mencentang opsi tersebut karena kalau tidak tugas akhir yang saya susun berbulan bulan akan hilang selama-lamanya.

Jika sudah selesai dengan semua langkah tersebut, langsung saja klik create pada kotak merah kecil paling bawah.

Gambar 3

Pada gambar 3 diatas menunjukkan proses pembuatan bootable flashdisk selesai, tinggal klik tombol close dan flashdisk siap digunakan untuk install ulang.

Bagi anda yang ingin membuat installer Windows 10 dengan program ini, anda tidak akan menemukan pilihan windows 10 pada menu pemilihan OS.

Tetapi gunakan opsi Windows 8 yang ada kemudian pilih file ISO windows 10 yang ada pada harddisk anda.

Bagi yang ingin mencoba kecanggihan Windows 10 dengan seabrek fitur dan keunggulanya, silahkan anda baca panudannya pada artikel Panduan Install Windows 10.

Meskipun dalam panduan tersebut prakteknya menggunakan Lenovo G405, tapi jalannya instalasi pasti sama.

Kelebihan Universall USB Installer
  1.  Support untuk hampir semua OS kecuali OS X
  2. Ukuran file kecil hanya 1 MB
  3. Ada opsi untuk tidak memformat harddisk sehingga file yanga didalamnya tidak akan dihapus [ untuk menghindari yang tidak diinginkan, saya tetap merekomendasikan untuk mengosongkan flashdisk ]

Kekurangan Universall USB Installer

  1. Proses pembuatan installer melalui beberapa proses, tidak seperti Rufus yang semua prosesnya langsung diawal program
  2. Pembuatan installer memakan waktu lebih lama yakni 19 menit, lebih lama 4 menit dari rufus dengan file ISO yang sama
  3. Meski dapat digunakan untuk membuat installer Windows 10, tetapi pada versi yang digunakan Windows 10 tidak dalam list.

C.    Menggunakan Windows DVD USB Tool
Program yang terakhir adalah Windows USB DVD Tool dari Microsoft yang dibuat untuk memudahkan pengguna windows menginstall sistem operasi menggunakan flashdisk.

Sebelum mulai, silahkan download terlebih dahulu programnya dari link yang sudah saya berikan diawal tadi.

Apabila program sudah anda download langsung install program tersebut kedalam sistem lalu jalankan.

Tampilan program akan tampak seperti gambar berikut :

Gambar 1

Pada gambar 1, klik tombol browse dan cari lokasi dimana file ISO yang akan kita ekstrak kedalam flashdisk.

Gambar 2

Pada gambar 2, saya telah memilih file ISO yang akan saya ekstrak, sebagai contoh saya akan buat installer untuk Windows 8.1 Pro

Gambar 3

Pada gambar 3, akan ada opsi dimana kita diminta memilih lokasi dimana file iso yang sudah kita pilih diawal tadi, apakah akan diekstrak kedalam flashdisk atau duburning kedalam DVD, karena kita menggunakan flashdisk jadi pilih USB Drive

Gambar 4

Pada gambar 4, kita diminta untuk menentukan perangkat usb yang kita akan jadikan booatble flashdisk.

Untuk menghindari kesalahan dalam memilih perangkat usb yang akan dijadikan installer, jangan mencolokkan flashdisk lebih dari satu [ demi keamanan amankan file berharga yang ada pada flashdisk yang akan kita jadikan installer, karena flashdisk akan diformat ].

Jika sudah klik Begin copying dan ikuti instruksi selanjutnya yang akan diberikan oleh program.

Gambar 5

Pada gambar 5 menunjukkan Proses ekstrak selesai, klik tombol silang pada pojok kanan atas program untuk menutup, jangan klik start over [ nanti programnya ngulang dari awal ].

Kelebihan Windows USB DVD Tool
  1. Support untuk semua versi Windows
  2. Pembuatan installer lebih cepat dari Universall USB Installer yakni 16 menit dengan file ISO yang sama, namun lebih lambat dari Rufus
  3. Dapat digunakan untuk burning file ISO kedalam DVD

Kekurangan Windows USB DVD Tool
  1. Tidak support Linux [ meski belum saya coba ]
  2. Program harus diinstall kedalam sistem
  3. Proses pembuatan installer melalui beberapa step
  4. Ukuran file le bih besar dari yang lain yakni 2,5 MB

Kesimpulan
Dari penjelasan panjang lebar tentang 3 program pintar untuk menjadikan flashdisk sebagai media instalasi windows, saya lebih memilih untuk menggunakan Rufus dengan pertimbangan kemudahan penggunaan, ukuran file, dan kecepatan proses.

Tetapi berkat Universall USB installer yang punya opsi untuk tidak memformat flashdisk, saya tidak jadi kehilangan proposal tugas akhir yang akan saya cetak, dan hal tersebut merupakan nilai lebih tersendiri

Sedangkan Windows USB DVD tool kurang saya sukai karena harus diinstall [ malas saja menginstall program yang akan digunakan satu kali dalam satu tahun ], alasan lain karena ukurannya lebih besar dari yang lain yakni 2,5 MB.

Namun ketiga program tersebut sama-sama hebat, karena setelah menggunakan ketiganya , tidak ada Error yang saya temukan pada saat proses install ulang laptop.

Demikian penjelasan [ kalau boleh dibilang Review ] tentang 3 program untuk membuat installer windows dan sistem operasi lain ke flashdisk, semoga bermanfaat.

Saya tidak akan menolak jika anda menekan tombol like, share [ atau keduanya ] jika menganggap artikel ini bermanfaat.

Lagian ngelike dan ngeshare gak pake Paypal..Peace

Yang Rada Mirip:

1 Tanggapan untuk "Install Ulang Windows Hanya 15 Menit dengan 3 Program ini, Baca Panduannya Disini"

  1. lebih enak pakai rufus ,sobat,,file OS yg kita download otomatis menjadi FILE ISO IMAGE,tapi ingat,terlebih dahulu ada driver wifi kita yg tersimpan di disk D,,jadi kita tidak panik,kalau mendonlod yg lain,,aplikasi yg dibutuhkan

    ReplyDelete